Dung, dung, dung. Kamu diundang ke konser hutan, tempat suara semua teman bertemu.
SANYANGGAE1
Bunyinya Seperti Apa?
Dengarkan baik-baik suara yang cepat dan suara yang lambat. Ketika suara berbeda bertemu, musik seperti apa yang akan tercipta?
2
Harapan Kecil Duri
Teman-teman di hutan sedang menyiapkan konser. Kura-kura Duri datang membawa drum kecil. “Aku juga ingin bermain bersama.” Suara Duri pelan, tetapi jelas.
3
Dung, Dung, Dung
Duri memukul drum di bawah naungan pohon. Dung, dung, dung. Bunyi yang lambat dan teratur terdengar satu demi satu, membuat rerumputan bergoyang lembut. Duri menyukai irama itu.
4
Latihan yang Terlalu Cepat
Namun, lonceng kelinci dan stik kayu rubah bergerak sangat cepat. Saat Duri baru memukul drum sekali, suara teman-temannya sudah jauh mendahului.
5
Ingin Bisa Mengikuti
Duri mencoba memukul lebih cepat, tetapi kehilangan irama. “Sepertinya suaraku terlalu lambat.” Saat beristirahat, ia meletakkan tangan di atas drum. Ia masih ingin bermain bersama.
6
Setelah Hujan Berlalu
Sore itu, hujan deras turun tiba-tiba. Seusai hujan, satu sisi panggung kayu ternyata miring. Teman-teman meletakkan alat musik dan berkumpul di depan papan yang basah.
7
Mencoba Bersamaan
“Ayo angkat bersama!” Kelinci mengangkat lebih dulu, sedangkan rubah terlambat mendorong. Papan itu kembali berguncang. Semua sudah mengerahkan tenaga, tetapi waktu gerak mereka berbeda.
8
Ketukan Duri
Duri duduk di atas balok kayu rendah lalu memukul drum. Dung, dung, dung. “Mau mencoba mengangkat perlahan mengikuti bunyi ini?” Teman-temannya menunggu bunyi berikutnya.
9
Bergerak pada Saat yang Sama
Dung, bersiap. Dung, angkat bersama. Dung, letakkan dengan hati-hati. Gerak tangan dan kaki mereka mulai selaras. Kelinci tersenyum. “Dengan ketukanmu, bekerja bersama jadi mudah!”
10
Panggung yang Diperbaiki Bersama
Kelinci mengumpulkan papan ringan dan rubah meluruskan penyangga yang miring. Ketukan teratur Duri menyatukan gerakan mereka. Setelah ketiganya memeriksa bersama, panggung kembali rata.
11
Permainan Musik yang Baru
Mereka mulai berlatih lagi. Di sela dung, dung dari Duri, lonceng jernih kelinci berbunyi dan suara riang rubah menari. Suara cepat dan lambat menemukan tempatnya masing-masing.
12
Konser di Hutan
Ketika matahari mulai rendah, teman-teman hutan berkumpul di depan panggung. Duri membunyikan ketukan pertama, lalu kelinci dan rubah menjawab dengan senyuman. Musik ketiganya menyebar di antara dahan.
13
Suara Semua Teman
Saat bunyi terakhir mereda, terdengar tepuk tangan hangat. Duri membungkuk berjajar bersama teman-temannya. Ia tak perlu memukul paling cepat. Suara tiga teman yang saling mendengarkan sudah cukup.
14
Ayo Bercerita Bersama
Bagaimana ketukan lambat Duri membantu teman-temannya? Pikirkan sesuatu yang bisa kalian kerjakan bersama dengan kelebihan masing-masing yang berbeda.
15
Bersama pada Ketukan Berikutnya
Konser kecil selesai. Dengarkan dengan kecepatanmu sendiri. Masih banyak musik yang bisa kita ciptakan bersama.
16
Seret sudut halaman atau gunakan tombol sebelumnya dan berikutnya. Tombol panah kiri dan kanan pada papan ketik juga dapat digunakan.
Jika pengurangan gerakan aktif, halaman berganti tanpa animasi.
Kamu sudah membaca sampai akhir!
Dalam mode teks, semua halaman beserta teks dan ilustrasinya ditampilkan secara berurutan.
Cerita orisinal · Perbedaan dan kerja sama
Kura-kura Duri sulit mengikuti permainan musik teman-temannya yang cepat. Ketika hujan membuat panggung miring, ketukan Duri yang lambat dan teratur menjadi awal musik baru.